Sumber di pemerintah Amerika Serikat memberitahu Reuters, mereka juga percaya bahwa pembunuh Jong-Nam adalah warga negara Korea Utara.
Jong-Nam merupakan kakak tiri dari Kim Jong-Un dan diketahui tinggal terasing di luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Badan Intelijen Korea Selatan, Jong-Nam tinggal bersama istri ke-duanya di Macau di bawah perlindungan China. Salah satu dari anggota badan intel itu mengatakan Jong-Nam juga memiliki seorang istri dan putra di Beijing.
Jong-Nam dikenal sebagai orang yang terbuka dan pernah berbicara terkait kendali dinasti keluarga pada negara terisolasi tersebut.
"Bila pembunuh Kim Jong -am berhasil terkonfirmasi dilakukan oleh rezim Korea Utara, ini akan jelas menggambarkan kebrutalan dan kebiadaban rezim Kim Jong-Un," kata Perdana Menteri Korea Selatan Hwang Kyo-ahn, selaku pelaksana tugas Presiden, saat pertemuan dewan keamanan, dilansir Reuters.
Pertemuan dewan keamanan itu disebut sebagai tanggapan kematian misterius saudara tiri pemimpin tertinggi Korea Utara.
Kepolisian Malaysia mengatakan Jong-Nam menggunakan identitas paspor bernama Kim Chol. Dia diketahui pernah bepergian dengan identitas atau paspor palsu.
Polisi Negeri Jiran mengatakan penyebab kematian Jong-Nam masih belum diketahui dan menunggu hasil autopsi.
Jenazah Jong-Nam dipindahkan ke rumah sakit lain pada Rabu (15/2) pagi untuk keperluan autopsi. Pihak Kedutaan Besar Korea Utara disebut sudah tiba di rumah sakit Malaysia dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Berdasarkan laporan intel Korea Selatan, salah satu pejabat mengatakan jenazah Jong-Nam akan dikembalikan kepada keluarganya di Macau.
Seorang polisi Malaysia yang telah memeriksa rekaman video CCTV mengatakan ada seorang wanita terlibat dalam penyerangan Jong-Nam di bandara.
"Sejauh dari rekaman CCTV, kami dapat memastikan itu adalah seorang wanita," kata sumber tersebut.
Stasiun televisi Korea Selatan, Chosun, melaporkan Jong-Nam diracun di Kuala Lumpur oleh dua perempuan. Mereka diyakini sebagai agen Korea Utara yang kini buron.