Straits Times melaporkan, perempuan itu memegang paspor atas nama Siti Aishah yang berasal dari Serang, Banten.
"Ia juga positif teridentifikasi dalam potongan rekaman CCTV di bandara. Dia sendirian saat ditahan," ujar Kepala Kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang sumber memastikan kepada Reuters bahwa perempuan itu juga yang terlihat dalam rekaman kamera pengawas di terminal keberangkatan Kuala Lumpur pada Senin (13/2).
Nam kemudian berlari ke meja informasi dan mengatakan ia merasa sangat pusing. Keadaannya terus memburuk hingga dilarikan ke rumah sakit. Nam kemudian dilaporkan tewas dalam perjalanan.
Kedua perempuan yang diduga berkebangsaan Korut itu langsung kabur menggunakan taksi saat Nam terpantau sudah dilarikan ke rumah sakit.
Kasus ini membuka kembali kecurigaan masyarakat internasional atas pemerintahan otoriter Korut di bawah kepemimpinan Kim Jong Un. Pasalnya, Nam yang selama ini hidup mengasing di luar negeri, kerap membocorkan kesengsaraan dan kejamnya dinasti di Korut.