Salah satu dari dua orang itu adalah seorang diplomat senior yang menjabat sebagai Sekretaris Dua di Kedubes Korut di Kuala Lumpur, Hyon Kwang Song.
"Hyon Kwang Song adalah pengawas semua rencana. Perannya adalah memantau semua rencana dan melaporkannya ke duta besar. Dia bersembunyi di kedubes," ujar seorang sumber anonim kepada Telegraph, Rabu (22/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, otoritas Malaysia masih terus mendalami kasus dugaan pembunuhan ini dan informasi dari Hyon Kwang Song serta Kim Uk Il dianggap sangat penting.
Kepala Polisi Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar, bahkan mengatakan, pihaknya akan merilis surat perintah penangkapan jika kedua orang ini tak kunjung menyerahkan diri.
"Kami telah menulis surat untuk Duta Besar untuk meminta izin memeriksa mereka. Kami berharap kedutaan akan bekerja sama dengan kami dan mengizinkan pemeriksaan sesegera mungkin. Jika tidak, kami akan memaksa mereka datang," katanya.
Malaysia memang masih mencari lima tersangka lainnya. Salah satu orang yang dicari, Ri Ji U, diduga masih ada di Malaysia. Namun, empat orang lainnya diyakini sudah kabur dan tiba di Pyongyang.
Segala kejanggalan ini membuat menguatkan asumsi sejumlah pihak yang menganggap kasus ini sebenarnya didalangi oleh pemerintahan Korut sendiri.
Selama ini, Kim Jong-nam hidup terasing di luar negeri karena dinilai sebagai ancaman untuk pemerintah di negaranya. Dia tinggal di Macau bersama keluarganya. (has)