"Mehriban Aliveya adalah orang yang sangat profesional, cerdas, berpengalaman, berprinsip, dan sangat baik. Semua hal ini menyebabkan warga Azerbaijan sangat mencintainya," ujar Ilham, sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amarah mereka kian memuncak karena Mehriban sebenarnya sama sekali tak memiliki pengalaman memimpin negara.
Dikenal dengan gaya berpakaian yang sangat rapi, Mehriban merupakan anggota parlemen dan duta besar Azerbaijan untuk badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIESCO). Ia juga merupakan ketua organisasi filantropis Heydar Aliyev Foundation.
Lebih jauh, para lembaga pemerhati hak asasi manusia juga menuding rezim Ilham sebagai pemerintahan yang kerap membungkam kebebasan berpendapat. Mereka juga dituding menghalangi berlangsungnya pemilu yang adil.
Ilham sendiri diangkat menjadi presiden untuk menggantikan ayahnya yang meninggal dunia pada 2003 lalu. Ayahnya sudah memimpin Azerbaijan sejak era Soviet. Keluarga Aliyev, karenanya, memiliki pengaruh besar di Azerbaijan.
(has/aal)