Pernyataan ini menjawab pertanyaan soal pengungkapan laporan keuangannya di tahun 2005.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, sejumlah pembantu Trump menyiratkan bahwa dia tidak akan mempublikasikan laporan keuangannya karena sudah memenangkan pemilu.
Pengungkapan laporan keuangan sudah menjadi kebiasaan bagi setiap kandidat presiden di era modern.
Hillary Clinton dan pesaing Trump dari partainya sendiri--Partai Republik--sempat beberapa kali mencoba untuk mengangkat isu pemasukan dan pengeluaran Trump di kampanye. Namun, mereka gagal menekan konglomerat itu untuk mengungkapnya.
Pada Oktober lalu, The New York Times memperoleh laporan keuangan satu tahun yang menunjukkan Trump kehilangan $916 juta dan memaparkan manfaat pajak yang dia gunakan setelah masa sulitnya, awal 1990-an.
Surat kabar tersebut, mengutip ahli pajak, mengatakan Trump bisa saja menggunakan kerugian keuangannya itu untuk membatalkan pemasukan kena pajak dengan nilai setara untuk dua dekade.