"Pelaku penyerangan kemarin di depan Gedung Parlemen Inggris di London adalah seorang tentara ISIS dan dia melaksanakan operasi sebagai respons seruan kami untuk mengincar warga dari negara-negara koalisis," kata pernyataan media propaganda ISIS, Amaq, dikutip Reuters, Kamis (23/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil itu kemudian ditabrakkan ke pagar pembatas. Setidaknya satu orang pelaku dilaporkan turun dari mobil dan berlari ke arah Gedung Parlemen, menikam seorang petugas keamanan, sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi.
Selain empat orang yang tewas, 40 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Perdana Menteri Theresa May menyebut pelaku adalah seorang pria kelahiran Inggris yang diduga seorang ekstremis.
[Gambas:Video CNN]