"Kami menangkap dua orang lagi selama malam kemarin, di West Midlands dan North West. Sehingga sembilan orang orang masih ditahan. Seorang wanita dibebaskan dengan jaminan," kata Pejabat senior anti-teror Inggris, Mark Rowley, seperti dikutip situs resmi kepolisian London, Jumat (24/3).
Rowley menyebut, sejauh ini polisi telah menggeledah 16 tempat dan menyita sekitar 2.700 barang bukti, termasuk sejumlah dokumen dalam komputer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Rowley juga menuturkan, korban tewas dalam serangan di jantung kota London itu bertambah menjadi empat orang.
Leslie Rhodes, 75, warga asli London, akhirnya tewas setelah dua hari dirawat di rumah sakit.
Lihat juga:WNI di London: Tidak Ada yang Perlu Ditakuti |
Rabu sore berubah mencekam bagi pengunjung yang berada di sekitar Jembatan Westminster dan kompleks parlemen Inggris.
Sekitar pukul 14.40 waktu setempat, sebuah mobil yang dikemudikan Mansood melaju kencang melalui Jembatan Westminster secara membabi-buta, menabrak para pejalan kaki dan melukai tiga orang polisi di sana.
Tak berhenti, pria kelahiran Inggris itu menabrakkan mobilnya ke pagar pembatas gedung parlemen dan bergegas turun dari mobil.
Ulah Mansood ini menewaskan empat orang dan melukai 50 lainnya, termasuk belasan turis asing yang tengah berada di kawasan yang menjadi salah satu situs wisata terkenal di Inggris itu.
"Dari 50 orang yang terluka, 31 orang berada di rumah sakit karena membutuhkan perawatan intensif. Puluhan korban ini juga terdiri dari beragam usia dan setidaknya berasal dari 12 kewarganegaraan yang berbeda," kata Rowley.