Melalui kantor berita Korut, KCNA, Pyongyang menganggap pernyataan McCain tersebut sebagai "provokasi." Tak hanya itu, media corong pemerintah itu menyebutnya sebagai sebuah ajakan perang pada Korut.
"Komentar McCain adalah sebuah penghujatan dan telah menyingung martabat negara dan pemimpin tertinggi kami," tutur seorang juru bicara kementerian luar negeri Korut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tidak rasional. Kami tidak berurusan bahkan dengan seseorang seperti Joseph Stalin, yang masih memiliki rasionalitas tertentu dibalik kebiadabannya," kata McCain dalam acara itu seperti dikutip The Telegraph, Jumat (31/3).
Selain McCain, Pyongyang turut menyemprot salah satu politikus konservatif garis keras AS lain seperti Ted Cruz, yang sempat menuturkan gagasan untuk kembali memasukan Korut ke daftar negara yang mendukung aktivitas terorisme.
Seakan tak berang dengan reaksi Korut terhadap pernyataannya, McCain malah melontarkan kembali komentarnya terkait Jong-un. Kali ini, McCain meluapkan komentarnya melalui akun Twitternya.
"Mereka tak mau saya panggil dia gendut, apakah saya harus memanggilnya kurus?" kicau McCain.
[Gambas:Twitter]