Trump menyampaikan belasungkawa dan mengecam serangan yang menewaskan 11 orang dan melukai puluhan lainnya. Sementara itu, pemerintah Rusia menyatakan tengah menyelidiki peristiwa ini sebagai "aksi teror."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini belum ada klaim tanggung jawab atas ledakan ini. Namun, kelompok teror ISIS belum lama ini menyerukan serangan ke Rusia sebagai balasan atas intervensi militernya di Suriah.
Tidak lama sebelum berbincang dengan Putin, di Gedung Putih, Trump menyebut serangan teror itu sebagai "peristiwa yang buruk."
Panggilan telepon Trump ke Putin ini dilakukan di tengah investigasi Kongres AS soal dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum AS, tahun lalu.
Intelijen Amerika menduga Putin menyampuri pemilu itu untuk memenangkan Trump atas pesaingnya, Hillary Clinton.