Fillon tengah berada di kerumunan orang dalam sebuah acara kampanye di Strasbourg ketika seseorang melemparkan tepung ke wajahnya.
Mengutip Time, seorang pria muda yang menggunakan baju bertuliskan 'Student with Fillon" dilaporkan meneriakkan kata 'Lobbyist!' sebelum melempar tepung padanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas keamanan sempat terlihat baku hantam dengan pelempar dan merobek kausnya.
Dikutip Telegraph, dari atas podium Fillon mengungkapkan bahwa dirinya adalah 'target penganiayaan tanpa ampun.'
"Mereka melakukan segala hal yang mereka bisa untuk mencegah saya," katanya.
"Tapi teman, apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat."
"Tapi setidaknya, tepung ini adalah tepung Perancis," ucapnya.
Pencalonan Fillon sebagai presiden ini memang menuai banyak protes. Protes ini terjadi karena dia diduga memberikan pekerjaan parlemen palsu pada istri dan dua anaknya dan membayar mereka.
Kejadian ini membuat banyak orang menuntut dia mundur dari pencalonannya, namun dia menolak. Hal ini membuat banyak warga yang kesal dan protes.