Polisi juga mengidentifikasi empat orang korban yang tewas, dua dari Swedia, satu orang berkebangsaan Inggris dan satu orang Belgia bersamaan dengan pihak kejaksaan menahan satu tersangka lain.
Satu tersangka berusia 39 tahun berasal dari Asia Tengah, Uzbekistan, yang diketahui sebagai otak serangan sebelum berhasil ditahan Jumat (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru Bicara kejaksaan Swedia Karin Rosander mengatakan, tersangka yang kedua ditahan atas sangkaan kriminal teror yang mengakibatkan kematian.
Serangan teror Jumat itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian kejadian yang sama terkait kendaraan di Eropa. Beberapa waktu lalu, teror serupa terjadi di London, Berlin, dan kota di selatan Perancis, Nice.
Aksi serangan paling mematikan terjadi tahun lalu di Perancis pada 14 Juli, bersamaan dengan hari libur nasional Bastille Day.
Saat itu, seorang pria menabrakkan truk ke kerumunan di resor Mediterania di Nice dan menewaskan 86 orang.