“Saat akan diluncurkan, rudal itu ternyata meledak,” kata Departemen Pertahanan AS yang dibenarkan oleh militer Korea Selatan, dikutip dari AFP.
Kegagalan uji coba tersebut dinilai AS sebagai hal yang memalukan bagi Pemerintah Korea Utara, karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea atas ambisi senjata nuklir Korea Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korea Utara diketahui memiliki kebiasaan menembakkan rudal untuk menandai peringatan hari politik besar, atau sebagai gerakan pembangkangan atas pejabat AS yang mengunjungi Korea Selatan dan negara lain di sekitarnya.
Sementara Presiden AS Donald J. Trump sendiri telah berulang kali mengatakan ia akan mencegah Pyongyang mengembangkan rudal balistik nuklir yang mampu mencapai daratan negaranya.
Selain itu, Dewan Keamanan PBB juga telah enam kali memberlakukan sanksi terhadap Korea Utara sejak melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006.