Otoritas setempat mengatakan, bus terjatuh ke jurang sedalam 24 meter pada Selasa siang lantaran rem yang tidak berfungsi di tengah jalanan berangin kencang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota Carranglan, Mary Abad, mengatakan ada sekitar 60 penumpang berada dalam bus saat kecelakaan terjadi. Padahal, kapasitas maksimal kendaraan itu hanya mampu mengangkut maksimal 45 orang.
Abar berujar, sejumlah korban terluka masih berada dalam kondisi kritis dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Jalanan di daerah ini memang beresiko tinggi kecelakaan. Banyak jurang di sepanjang jalan menuju Abra ini," kata Abad seperti dikutip AFP.
Kecelakaan kendaraan kerap terjadi di lalu lintas Filipina. Sejumlah insiden terjadi karena faktor kendaraan yang sudah tua dan tidak terpelihara.
Sementara sebagian kecelakaan lainnya terjadi akibat kebiasaan mengemudi warga yang buruk diperparah dengan jarak perjalanan yang panjang.