"Perkiraan kami mereka kan tiba di Laut Jepang dalam beberapa hari ke depan, sebelum akhir bulan ini," ujar Wakil Presiden AS, Mike Pence, sebagaimana dikutip Reuters, Sabtu (22/4).
Pernyataan ini dilontarkan setelah sempat terjadi kesimpangsiuran informasi mengenai lokasi kapal induk yang dikerahkan untuk merespons uji coba nuklir Korea Utara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angkatan Laut AS mengatakan, kapal itu baru akan berlayar menuju Semenanjung Korea setelah mengikuti latihan bersama Angkatan Laut Australia.
Sejumlah pihak memang sempat meragukan pernyataan Spicer, mengingat jadwal dari Angkatan Laut AS menyatakan kapal Carl Vinson seharusnya mengikuti latihan bersama dengan Australia saat itu.
Menteri Pertahanan Australia, James Mattis, akhirnya menyatakan bahwa Angkatan Laut sudah membatalkan latihan bersama dengan Australia.
Mattis mengumumkan kepastian tersebut setelah berkoordinasi dengan Komandan Pasifik Angkatan Laut AS, Harry B. Harris Jr.
Setelah mendapatkan penjelasan dari Angkatan Laut AS, juru bicara kepala Pentagon, Dana White, menyatakan permohonan maaf atas kesimpangsiuran berita ini.
"Kapal itu sekarang sudah bergerak ke utara ke Pasifik Barat. Semua seharusnya dikomunikasikan dengan lebih jelas," katanya sebagaimana dikutip The New York Times.