Anggaran tembok tersebut adalah salah satu janji utama Trump dalam kampanye dan Gedung Putih tampaknya masih berkeras membuat Kongres untuk menyetujui uang muka sebagai bagian dari anggaran AS.
Kepala bidang anggaran Gedung Putih, Mick Mulvaney, mengatakan pemerintah sedang bersiap untuk memberi Partai Demokrat kelonggaran soal reformasi layanan kesehatan dalam untuk membujuk mereka agar menyetujui anggaran tembok itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momok penutupan pemerintahan kerap kali menghantui negosiasi anggaran AS. Ancaman ini kerap kali bisa diatasi--tapi sempat terjadi beberapa kali, terakhir kali pada 2013 lalu saat pemerintah ditutup selama 16 hari karena perselisihan soal anggaran reformasi layanan kesehatan yang dicetuskan Barack Obama.
Demokrat kelihatannya tidak tertarik untuk berkompromi kali ini.
"Saya harap Presiden tidak berkeras," kata Senator Dick Durbin, orang nomor dua Demokrat di Senat, kepada CNN.
Lihat juga:Meninjau 100 Hari Pemerintahan Donald Trump |
Mulvaney, walau demikian mengatakan bahwa "penutupan pemerintahan tidak diharapkan dan bukan merupakan sebuah alat."
"Kami ingin prioritas kami dibiayai dan salah satu prioritas terbesar saat kampanye adalah keamanan perbatasan, menjaga warga Amerika aman dan salah satu bagian dari janji itu adalah tembok perbatasan."