Pihak berwenang mengatakan insiden itu mengincar konvoi pasukan misi Resolute Support NATO yang tengah melewati kawasan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, juru bicara Resolute Support NATO, Kapten Angkatan Laut AS Bill Salvin, mengatakan insiden itu hanya melukai tiga tentara AS dan sedikitnya 25 orang lainnya.
Ledakan Rabu pagi itu terjadi di waktu dan wilayah tersibuk di kabul.
Menurut aparat keamanan, ledakan tersebut turut menghancurkan sejumlah kendaraan sipil di sekitar tempat kejadian.
Sementara kendaraan lapis baja MRAP yang digunakan pasukan koalisi saat kejadian hanya mengalami kerusakan yang relatif kecil.
Saksi mata mengatakan, jejak-jejak darah beserta pakaian bisa terlihat di lokasi kejadian.
Diberitakan Reuters, serangan ini terjadi menyusul ancaman kelompok Taliban mengincar pasukan asing dalam serangan musim semi yang telah diluncurkan mereka sejak pekan lalu.