Kabar tersebut disampaikan oleh pihak Gedung Putih yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Reuters, seperti yang dilansir pada Minggu (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (13/5) malam, melemahnya serangan worm WannaCry itu dikarenakan seorang peneliti teknologi dari Inggris - yang tidak ingin disebutkan namanya - sudah mendaftarkan alamat situs (domain) yang diincar oleh sang peretas, demi membatasi penyebaran worm.
Worm adalah kode jahat (malware) yang bisa aktif tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga.
WannaCry menggunakan konsep ransomware, yaitu menyekap data untuk meminta tebusan uang berupa Bitcoin.
Jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer, maka worm dapat berpindah ke komputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis, tanpa bisa dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut.