"Kami sedang berjalan keluar dan berada dekat pintu saat ledakan besar terjadi dan semua orang berteriak," kata penonton konser, Chatherin Macfarlane kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru bicara label rekaman Ariana Grande menyatakan sang penyanyi dalam keadaan "oke."
Sementara itu, jumlah korban masih belum diketahui. Kepolisian menyatakan ledakan itu menelan korban jiwa dan luka-luka.
Saat ini, polisi sedang merespons kejadian tersebut.
Manchester Arena, arena dalam ruangan terbesar di Eropa, dibuka pada 1995 dan bisa menampung 21 ribu orang. Tempat ini adalah lokasi konser dan olah raga yang populer.
Belum diketahui pasti apa penyebab insiden tersebut.
Namun, Inggris saat ini berada dalam tingkat kewaspadaan kedua teratas soal ancaman teror. Artinya, serangan militan dianggap kemungkinan besar terjadi di negara tersebut.