"Pembebasan beberapa orang memang biasa terjadi dalam penyelidikan seiring proses pengumpulan informasi," ujar kepala unit kontra-terorisme wilayah barat laut, Russ Jackson, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (30/5).
Merujuk pada catatan kepolisian, dua dari tiga orang tersebut ditahan pada 24 Mei lalu di selatan Manchester, dekat dengan tempat tinggal pelaku, Salman Abedi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abedi sendiri diyakini baru saja kembali dari Libya beberapa hari sebelum menjalankan aksinya di Manchester.
Penyelidik mengatakan, pria kelahiran Inggris itu memmbeli sendiri komponen utama bom yang ia gunakan dalam aksi bunuh dirinya.
"Penting untuk memastikan apakah dia merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar, dan kami belum bisa memastikan itu. Masih ada sejumlah hal yang perlu kami pastikan," kata Jackson.