Ledakan pertama terjadi setelah warga berbuka puasa pada Selasa malam. Saat itu, seorang pria meledakkan diri di pos pemeriksaan militer di jalanan komersial Hit dan menewaskan 12 orang, termasuk anggota militer.
Beranjak tengah malam, sebuah mobil meledak di depan kedai es krim populer di distrik komersial Karrada, menewaskan 13 orang dan melukai 40 lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama Ramadan, kaum Muslim di Irak biasa menghabiskan waktu setelah berbuka di luar rumah bersama keluarga, hingga tiba waktu sahur.
Melalui kantor berita propagandanya, Amaq, kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ketiga serangan itu dan mengatakan, mereka menargetkan tempat-tempat berkumpulnya Muslim Syiah.
Diberitakan Reuters, Rabu (31/5), serangan ini terjadi saat ISIS semakin tertekan di Irak karena gempuran pasukan pemerintahan Perdana Menteri Haider al-Abadi yang dibantu koalisi AS di Mosul.