Tak jarang, cuitannya di Twitter yang sering kali blak-blakan menjadi bahan omongan bahkan celaan bagi Presiden ke-45 itu. Sebab, Trump dikenal lebih memilih Twitter sebagai media untuk meluapkan keluhannya terhadap sejumlah pihak yang menyinggungnya.
Dia juga suka menggunakan Twitter untuk melontarkan pernyataannya terkait persoalan kenegaraan, menghindari sejumlah pemberitaan media yang dianggapnya "palsu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seolah tak selesai, sejumlah netizen bahkan tak mengerti apa maksud cuitan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu.
Beberapa pihak menganggap, Trump mengunggah status tersebut untuk menanggapi pemberitaan tentang menantunya, Jared Kushner, yang diduga menjalin komunikasi rahasia dengan Rusia.
Hingga kini, tak ada penjelasan dari Trump soal cuitannya itu. Namun unggahan itu sudah tidak lagi ada di akunnya yang memiliki sekitar 31 juta pengikut.
Walaupun banyak yang menganggap Trump salah ketik, cuitannya itu dengan cepat menjadi viral di internet, disukai oleh 136 ribu pengguna twitter dan di-retweet ulang oleh 107 ribu lainnya.
Trump pun menganggap lucu kesalahannya itu. Dia bahkan menantang netizen menebak arti 'cofveve'.
[Gambas:Twitter]
Tak ayal, tagar #covfefe pun bermunculan di Twitter. Tak sedikit pula tokoh terkenal yang menanggapi cuitan Trump tersebut dengan menggunakan tagar tersebut.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]