Serangan di pusat hiburan Resorts World Manila itu setidaknya menewaskan 36 orang dan melukai 30 lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Kemlu RI belum bisa memastikan motif pelaku serangan ini.
“Kami belum tahu info detailnya karena otoirtas FIlipina masih menyelidiki kasus ini. Yang jelas ini bukan serangan terorisme,” tutur Arrmanatha.
Kepastian itu dinyatakan juga oleh Kepolisian Filipina, meski kelompok teror ISIS langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tak lama setelah aksi kejahatan berlangsung.
Di saat yang sama, militer pemerintahan Rodrigo Duterte tengah bertempur melawan kelompok pemberontak yang telah berbaiat kepada ISIS di Marawi.
Kepala Kepolisian Filipina Ronald Dela Rosa mengatakan kesimpulan tersebut didapat dari gerak-gerik pelaku yang kelihatan hanya ingin merampok keping kasino.
Setelah melakukan aksinya, pelaku kabur dari kejaran polisi dan membakar diri hingga tewas di hotel Resorts World Manila.