Melalui sebuah pernyataan, polisi melaporkan bahwa orang tak dikenal melemparkan sebuah perangkat bom ke kompleks diplomatik tersebut.
Aparat keamanan melaporkan, tak ada korban dalam insiden ini. Polisi menyebut aksi tersebut sebagai tindakan terorisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, kedubes AS belum memberi keterangan soal insiden ledakan tersebut.
Namun, seorang diplomat AS yang tak ingin diungkap identitasnya memastikan bahwa operasional kantor kedubes di kota itu akan berjalan secara normal.
"Kedubes akan terus berfungsi normal," tutur diplomat itu kepada AFP.