Hal ini dilakukan menyusul pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dengan Qatar. Akibat perceraian ini, Riyadh menutup segala jalur perhubungan dari dan ke Doha—termasuk melarang maskapai Qatar terbang ke Saudi.
“Kan sudah ada mekanisme dimana WNI yang akan umroh tidak akan menggunakan maskapai Qatar. Jadi akan menggunakan pesawat lain yang terbang langsung ke Jeddah,” ucap juru bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, Jumat (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak itu, sejumlah negara pun menutup perbatasan dan segala akses perhubungan dengan Qatar. Negara bersengketa juga mengimbau warganya untuk segera meninggalkan Qatar.
Saudi juga telah membatalkan seluruh lisensi maskapai Qatar Airways. Lebih dari 30 penerbangan dari Doha menuju Riyadh dibatalkan, begitu juga dengan 27 penerbangan dari Dubai ke Doha.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan RI menegaskan krisis diplomatik antara negara teluk ini tak akan memengaruhi perjalanan ibadah WNI ke Tanah Suci, khususnya yang terlanjur menggunakan maskapai Qatar atau pun transit di Doha.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub dilaporkan akan mengalihkan penerbangan WNI ke maskapai lain yang bisa mengangkut jemaah tersebut ke Saudi.
Senada, Kemlu RI menegaskan, ini tak akan memengaruhi mobilisasi WNI yang berada di Qatar. “Mereka masih bisa pergi ke sejumlah negara Teluk dari Qatar karena menggunakan paspor RI. Hanya saja, seperti yang diketahui, transportasinya [yang sulit],” kata Arrmanatha.
“Satgas ini dibentuk untuk tingkatkan perlindungan WNI di Qatar, kalau butuh bantuan jadi mereka tahu KBRI menyediakan. Sejauh ini belum ada yang melapor ke satgas itu,” tutur Arrmanatha.