Gedung Putih, pada Selasa (20/6) waktu setempat, menyebut undangan China tersebut bertujuan memperdalam hubungan dengan AS.
Selain itu, Gedung Putih juga menyebut bahwa Ivanka dan Kushner memainkan peran dalam pertemuan Trump dan Presiden China Xi Jinping, pada April lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Ivanka dipercaya sebagai penasihat pribadi Trump dan kerap ikut bersama ayahnya dalam lawatan luar negeri ataupun saat menjamu tamu kenegaraan.
Beberapa bulan terakhir, sejak ayahnya menduduki kursi presiden, Ivanka, 35, kerap berada di Gedung Putih dan berkantor di sana.
Dia hadir saat ayahnya menerima kunjungan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di bulan Januari. Dia juga ikut serta dalam diskusi bersama Kanselir Jerman Angela Merkel.
Meskipun demikian, mengutip Reuters, Kedutaan Besar China di Washington belum menyuarakan komentar atas undangan tersebut.