“Sean semakin gendut,” kata Kepala Urusan Strategis Gedung Putih Steve Bannon kepada Atlantic, dikutip Independent.
Pernyataan Bannon itu diungkapkan melalui pesan singkat dan tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sementara itu, netizen berspekulasi bahwa Spicer mengurangi konferensi pers karena ingin membersihkan citranya. Padahal, saat Donald Trump menduduki kursi presiden, Gedung Putih kerap menggelar pertemuan rutin degan media.
Frekuensi konferensi pers yang terus menurun tentu saja membuat media kesal.
“Sepertinya, kita semakin ditarik masuk dalam kenormalan yang baru di negara ini, ketika Presiden AS diijinkan menghindari menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit,” kata Jim Acosta, Kepala Koresponden Gedung Putih untuk CNN.
“Jika pemerintah tidak bisa memberikan jawaban di depan atau di belakang kamera, jujur saja mereka tidak berguna,” tambahnya.