Berbeda dengan statusnya saat masih menjabat dulu, kali ini Obama tak mendapatkan perlakuan khusus. Pengelola bandara Ngurah Rai, Bali, yaitu PT Angkasa Pura I (Persero) mengatakan tidak menyiapkan pelayanan khusus bagi suami Michelle Obama tersebut.
"Tidak ada pelayanan khusus, tapi memang kami ada melakukan koordinasi dengan pihak keamanan," ujar Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I Israwadi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Persiapan Kedatangan Barack Obama |
"Jadi, tidak ada Notam terkait kedatangan mantan orang nomor wahid di AS tersebut, meskipun dikategorikan sebagai tamu VVIP (very very important person)," terang dia.
Israwadi menjelaskan, pihaknya hanya berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara dan Kepolisian Republik Indonesia untuk memastikan keselamatan Presiden AS ke-44 itu terjamin selama di Bali.
Pengamanan juga melibatkan tim Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang telah siap mengamankan daerah perimete bandara. Upaya ini sekaligus dimaksudkan untuk menjaga citra pariwisata Bali di mata turis mancanegara.
Juru Bicara Presiden Jokowi Johan Budi memastikan, Obama diundang makan siang di Istana Bogor.
Selanjutnya, Obama juga dijadwalkan akan menyampaikan pidato dalam Konvensi Diaspora Indonesia di The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka, pada Sabtu (1/7). Acara itu dikabarkan berlangsung tertutup, terbatas bagi peserta dan undangan.