Hal itu disampaikan Ketua Komite Pertahanan di Majelis Tinggi Rusia dalam wawancaranya dengan Kantor Berita Interfax, Jumat (23/6).
“Kemungkinan bahwa pemimpin negara Islam Abu Bakr al-Baghdadi telah terbunuh hampir 100 persen,” ujar Viktor Ozerov, dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pejabat pemerintahan Amerika Serikat mengatakan klaim Rusia tidak bisa dikonfirmasi karena tidak ada bukti bahwa Baghdadi telah tewas. Selain itu, banyak pejabat daerah mengatakan bahwa mereka skeptis mengenai informasi yang diberikan Moskow.
Ozerov mengungkapkan Kemhan tidak akan merilis informasi sembarangan, jika mereka tidak yakin kematian Baghdadi bisa dibuktikan.
“Saya pikir informasi ini hampir 100 persen benar,” kata Ozerov. “Fakta bahwa ISIS belum menunjukkan keberadaan Baghdadi dimana pun menambah keyakinan kami bahwa Baghdadi telah tewas.”
Baghdadi seringkali dilaporkan terbunuh ataupun terluka sejak dia mengumumkan kekhalifahan ISIS di Masjid Al-Nuri di Mosul, Irak, pada 2014 silam.
Kematian Baghdadi akan menjadi pukulan terbesar bagi ISIS, yang hingga kini terus berusaha mempertahankan kekuasannya yang terus menyusut di Suriah dan Irak akibat gempuran militer kedua negara tersebut, dengan dukungan pasukan koalisi.