Seperti dilansir REUTERS, Jumat (30/6), pernyataan Kementerian Keuangan AS menunjuk Bank of Dandong dan Dalian Global Unity Shipping Co Ltd sebagai perusahaan yang membantu program nuklir dan rudal Korea Utara. Adapun, dua warga yang dituduh terlibat, yakni Sun Wei dan Li Hong Ri.
Lihat juga:Korut Kembali Uji Rudal, AS Kian Was-was |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah AS tersebut diumumkan saat Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Gedung Putih pada Kamis (29/6). Keduanya bertemu guna membahas langkah-langkah mendorong Korea Utara meninggalkan program senjatanya yang telah menjadi ancaman bagi AS.
Lihat juga:Korea Utara Samakan Trump dengan Hitler |
Kementerian Keuangan AS mengklaim bekerja sama dengan sekutu-sekutu untuk melawan jaringan yang memungkinkan kegiatan-kegiatan Korea Utara menciptakan gangguan. “Dan kami mendesak mitra-mitra kami untuk mengambil langkah-langkah serupa untuk memutus sumber-sumber dana mereka,” kata John Smith, Direktur Kantor Kontrol Aset-aset LN Kementerian Keuangan AS.