Trump telah mengatakan dirinya ingin mencari cara bekerja sama dengan Putin. Tujuan itu semakin sulit menyusul perbedaan pandangan dalam aksi Rusia di Suriah dan Ukraina, belum lagi dugaan ikut campur Moskow dalam pemilihan umum AS 2016 lalu.
Diberitakan Reuters, kedua pemimpin negara bertemu dalam sesi informal para pemimpin G-20 di awal konferensi. Trump tampak mempertegas jabatan tangannya itu dengan menepuk lengan Putin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan itu diperkirakan akan dimulai beberapa saat setelah sesi pembahasan G-20 soal iklim dan energi dimulai. Trump, yang telah membuat marah sejumlah pemimpin negara dengan keputusannya menarik AS dari perjanjian iklim Paris, kemungkinan besar akan meninggalkan sesi itu untuk bertemu Putin.
Beberapa pihak khawatir presiden dari Partai Republik yang merupakan seorang pendatang baru di dunia politik ini tidak cukup siap menghadapi pembicaraan tersebut jika dibandingkan dengan Putin yang telah berurusan dengan dua presiden AS terakhir.
Sementara penyidikan terkait dugaan kolusi antara Trump dan Rusia di dalam negeri terus bergulir, sang Presiden AS terus ditekan untuk bersikap keras terhadap Kremlin.
Moskow telah menampik ikut campur dalam pemilihan umum itu dan Trump mengatakan tim suksesnya tidak berkolusi dengan Rusia.
(aal)