Sembilan orang tersebut dilaporkan tengah mengadakan pesta perayaan pengumuman jenis kelamin bayi, ketika dua pria bersenjata tiba-tiba memasuki rumah itu dan melontarkan serangkaian tembakan.
"Penembakan itu mungkin terjadi sekitar satu hingga dua menit," tutur Kepala Kepolisian Kota Colerain, Mark Denney, seperti dikutip CNN, Senin (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka semua telah dibawa ke rumah sakit terdekat di kota tersebut.
Ibu yang hendak mengumumkan jenis kelamin bayinya pun terpaksa kehilangan sang buah hati akibat kejadian tersebut. Dia terkena tembakan di bagian kakinya.
"Ada banyak orang yang tertembak di rumah itu," salah satu saksi mata yang mencoba menelepon layanan darurat 911. "Saya baru saja melihat dua orang lewat di luar rumah. Tak lama mereka tiba-tiba masuk dan melepaskan tembakan," ucap pria tersebut.
Salah seorang saksi mata lainnya yang turut menghubungi 911 melaporkan bahwa sejumlah anak-anak ikut terluka dalam insiden itu.
Sementara itu, kepolisian masih mencari kedua tersangka kejadian ini. Denney mengatakan, masih banyak rincian yang belum polisi dapat guna menangkap para pelaku.
"Kami masih belum bisa memastikan apakah para tersangka diizinkan masuk rumah tersebut, atau mereka memaksa masuk. Kami juga belum mengetahui siapa para tersangka dan mengapa mereka melakukan ini," tutur Denney.