"Kemenangan kita saat ini merupakan kemenangan atas kegelapan, kemenangan atas kebrutalan dan terorisme, dan saya mengumumkan kepada dunia bahwa ini merupakan akhir dari kegagalan dan runtuhnya negara mitos teroris ISIS," ujar Abadi sebagaimana dilansir AFP, Selasa (11/7).
Pasukan keamanan pun menyambut deklarasi itu dengan sorak sorai. Mereka menari sambil mengibarkan bendera dan mengacungkan senjata ke udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pembangunan kembali Kota Mosul dan membantu warganya untuk bangkit dari keterpurukan juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan Irak.
Lihat juga:Menilik Masa Depan Irak-Suriah Tanpa ISIS |
Perserikatan Bangsa-Bangsa melaporkan, sejak operasi perebutan Mosul dilancarkan pasukan Irak pada Oktober lalu, sekitar 920 ribu orang mengungsi. Sementara sebagian warga sudah kembali, nasib masyarakat lainnya masih terkatung-katung.
Sejumlah kelompok pemerhati HAM juga mengingatkan bahwa krisis kemanusiaan masih jauh dari akhir. Amnesty International pun mendesak pembentukan satu komisi untuk menyelidiki kekerasan atas warga sipil di Mosul.