Insiden itu terjadi dalam penerbangan AirAsia dari New Delhi menuju Ranchi, ibu kota Provinsi Jharkhand, India.
“AirAsia mengonfirmasi terjadinya insiden yang disebabkan oleh penumpang dalam penerbangan dari New Delhi menuju Ranchi pada tanggal 10 Juli,” demikian pernyataan resmi AirAsia, dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AirAsia tidak memberi pernyataan lebih jauh mengenai motif ataupun kronologi peristiwa yang menyebabkan Ahmed berusaha membuka pintu darurat pesawat di tengah penerbangan.
Adapun Ahmed diketahui merupakan warga Ranchi.
Insiden tersebut terjadi dua bulan setelah India merencanakan penerbitan daftar penumpang dilarang terbang, menyusul insiden politisi yang melecehkan kru kabin.
Bergantung pada besarnya gangguan, penumpang yang termasuk dalam daftar tersebut akan dilarang terbang selama tiga bulan hingga tidak terhingga.
Ravindra Gaikwad, pejabat dari Provinsi Maharashtra menjadi tajuk utama ketika dilaporkan berulang kali melecehkan pramugari Air India.
Sementara pada Februari, penumpang penerbangan murah Indigo, ditahan karena membuka pintu darurat sesaat sebelum pesawat lepas landas.