"Ada pergerakan untuk membahas program kesehatan itu," ujar seorang pejabat yang enggan diungkap identitasnya kepada Reuters.
Undangan ini disebar setelah pembahasan RUU untuk mengganti program kesehatan gagasan pemerintahan Barack Obama itu terancam gagal karena terbelahnya Partai Republik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini, sudah ada empat senator Partai Republik yang menyatakan penolakan mereka. Partai Republik pun kehilangan kekuatan untuk meloloskan RUU itu ke tahap pembahasan.
Menjelang pemungutan suara itu, isu penolakan terhadap RUU tersebut semakin kencang. Sebagian senator Partai Republik kembali mengutarakan kekhawatiran mereka.
Sejumlah senator khawatir RUU tersebut dapat memangkas dana untuk Medicaid, undang-undang asuransi kesehatan bagi warga kurang sejahtera dan penyandang disabilitas.
Senator lainnya juga khawatir, rancangan tersebut tidak dapat memangkas pajak besar yang sebelumnya berlaku dalam Obamacare.
Kisruh ini menimbulkan keraguan di tengah masyarakat. Sebuah jajak pendapat pada Minggu lalu menunjukkan, warga 50 persen warga AS lebih memilih Obamacare. Program baru ini sendiri hanya diinginkan oleh 24 responden.
Melihat segala aspek tersebut, seorang senator dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengatakan bahwa, "Kegagalan ini merupakan pangkal dari kegagalan rancangan ini."