Lee terus membantah segala tuduhan yang dilayangkan jaksa penuntut kepadanya dalam sidang di pengadilan distrik kota Seoul, Senin (7/8).
"Saya tidak pernah menyuap siapa pun, termasuk presiden, untuk keuntungan perusahaan maupun pribadi saya. Saya sangat menyesal karena telah membuat kekecewaan yang sangat besar. Saya minta maaf," ucap Lee dengan suara bergetar sambil menahan tangis di depan hakim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lee dituding menyuap Park dan sejumlah orang terdekat sang presiden demi memuluskan merger dua perusahaannya.
Dia juga dituduh membuat janji palsu di hadapan parlemen terkait skandal korupsi pemerintahan Park beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, Lee juga diduga menyembunyikan sejumlah aset kekayaan ke luar negeri untuk menutupi tindakan kriminalnya.
Lihat juga:Intelijen Korsel Akui Manipulasi Pemilu 2012 |
Lee dituding mensponsori biaya sekola berkuda anak perempuan Choi yang tinggal di Eropa. Sebagai gantinya, Choi diminta memengaruhi Park untuk memuluskan merger dua perusahaan Lee.
"Lee adalah penerima terbesar dari keuntungan suap ini. Dia telah menyalahkan pihak lain dalam kasus ini," kata jaksa Park Young-soo seperti dikutip Reuters.
Atas dugaan perbuatan itu, salah satu konglomerat terbesar di Asia ini telah mendekam di penjara sejak Februari lalu.
Terhitung Senin ini, saham Samsung turun sebesar 0,3 persen.