logo CNN Indonesia

Banjir dan Longsor Terjang Nepal, 30 Orang Tewas

, CNN Indonesia
Banjir dan Longsor Terjang Nepal, 30 Orang Tewas Ilustrasi Banjir. Otoritas Nepal memprediksi jumlah korban banjir dan longsor masih akan bertambah. (REUTERS/Wirittipon Withandetsit)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan lebat melanda Nepal pada Sabtu (12/8), menewaskan sedikitnya 30 orang selama 24 jam terakhir.

Otoritas Nepal mengatakan, 10 orang lainnya dilaporkan hilang dalam bencana tersebut. Jumlah korban diperkirakan masih akan terus meningkat.  Sebab, banjir dikabarkan merendam sebagian besar wilayah di negara Asia Selatan itu.

Pakar cuaca pun mengatakan hujan lebat diprediksi masih akan mengguyur sebagian wilayah Nepal, sehingga warga diimbau tetap waspada.

Meski sektor pertanian negara sangat mengandalkan siklus hujan yang terjadi antara Juni hingga September ini, hujan lebat kerap menyebabkan banjir dan kerusakan di Nepal.


"Hujan lebat telah mengakibatkan kerusakan yang parah. Kami mendapat laporan lebih dari 30 orang dikonfirmasi tewas dalam bencana ini. Kami fokus menyelamatkan warga yang selamat daripada menghitung jumlah korban tewas secara pasti," tutur juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nepal, Dipak Kafle, Minggu (13/8).

Tim SAR bersama polisi, tentara, dan sejumlah penduduk setempat bergotong-royong melakukan evakuasi warga. Sebagian penduduk terjebak banjir di atap-atap rumah mereka serta gedung-gedung tinggi lainnya.

Melansir Reuters, laporan televisi lokal memperlihatkan akses jalanan di sejumlah kota pun terputus karena rusak diterjang longsor dan banjir.


Bandara udara kota Biratnagar juga dilaporkan terendam air setinggi 0,6 meter yang mengakibatkan sejumlah penerbangan terpaksa tertunda.

Beberapa jalan protokol dan utama juga ikut tergenang air sehingga mengganggu sejumlah transportasi.

Otoritas setempat memperingatkan, Sungai Koshi--jalur air utama Nepal--juga masih berada dalam status bahaya.

Pemerintah pun telah membuka sejumlah penampungan sementara di beberapa gedung sekolah dan bangunan publik lainnya bagi warga-warga yang terdampak banjir.
(rsa)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video