McAuliffe mengecam orang-orang yang datang ke kota perguruan tinggi ini untuk bergabung dalam gerakan demonstrasi kelompok kanan bertajuk "Unite the Right." Menurutnya, mereka tidak pantas mengaku-ngaku sebagai patriot.
"Mereka bangun pagi setiap hari untuk membenci orang-orang dan memecah-belah bangsa," kata McAuliffe ketika menghadiri acara doa di Charlottesville, Minggu (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari kita sama-sama jujur, mereka mesti meninggalkan Amerika, karena mereka bukan warga Amerika," ujarnya, dikutip CNN.
Insiden terjadi pada Sabtu ketika pelaku menabrakkan sebuah mobil ke kerumunan orang yang menentang demonstrasi supremasi kulit putih di kota tersebut. Seorang perempuan berusia 32 tahun terbunuh dan 19 lainnya cedera, di mana lima orang kritis.
Otoritas setempat menyebut demonstrasi itu ilegal dan gubernur menyatakan keadaan darurat. Dua jam setelah itu, mobil Dodge Challenger menabraki para demonstran penentang yang sedang berjalan kaki di pusat kota Charlottesville.
Pelaku kemudian memacu mobil tersebut dalam keadaan mundur dan kabur. Dia ditangkap pada sore harinya.