Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera bersama Menlu Taro Kono akan bertolak ke Amerika Serikat pada pekan ini untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menhan James Mattis dan Menlu Rex Tillerson.
Pertemuan menteri ini akan berpusat pada diskusi tentang situasi keamanan di Asia Timur yang kian memanas, terutama setelah Korut mengancam akan menyerang Guam, salah satu wilayah AS di Pasifik, dengan rudalnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa sebelum mencapai Guam, rudal Pyongyang akan melewati wilayah udara Jepang.
Tokyo khawatir negaranya bisa terkena hulu ledak dan reruntuhan bom tersebut jika serangan itu benar-benar terjadi sehingga meminta kepastian perlindungan AS dari ancaman rudal dan nuklir Korut.
Korea Utara terus menjalankan uji coba rudal termasuk rudal balistik antara benua ini. (KCNA/via REUTERS) |
Dalam pakta tersebut, AS berjanji akan membela dan menjamin pertahanan serta keamanan Jepang jika Negeri Matahari Terbit itu terancam.
Kesepakatan ini pun membuat Jepang berada di bawah payung nuklir AS, yang berarti Washington bisa menggunakan bom atom untuk melawan pihak yang menyerang Tokyo, termasuk Korut. (stu)
Korea Utara terus menjalankan uji coba rudal termasuk rudal balistik antara benua ini. (KCNA/via REUTERS)