Menurutnya, hal tersebut semata merupakan kesalahan teknis karena kontrol tidak ketat di proses pencetakan.
“Ini hanya kontrol di percetakan yang tidak paham. Mungkin nantinya ini bisa lebih teliti, ini kan masalah ketelitian,” ujar JK di sela Indonesian Diaspora Global Summit, Jakarta, Senin (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau mereka sudah minta maaf, apa lagi? Pemerintah menerima dengan tangan terbuka, semua pihak bisa melakukan kesalahan,” katanya.
Lebih lanjut, JK berharap warga Indonesia bisa lebih tenang dalam menyikapi hal tersebut, menyusul semarak tanda pagar #ShameOnYouMalaysia di media sosial.
Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Khairy Jamaluddin juga telah menemui dengan Menpora RI Imam Nahrawi untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Gambar bendera Indonesia terbalik ada di bagian daftar negara peserta yang pernah menjadi tuan rumah SEA Games. Pada bagian itu tertulis Indonesia menjadi tuan rumah pada 1979, 1987, 1997, dan 2011.
(aal)