"Pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah mobil sekitar pukul 08.00 waktu lokal di tempat parkir dekat kantor polisi di Lashkar Gah," tutur juru bicara Gubernur Helmand, Omar Zhwak, Rabu (23/8).
Zhwak mengatakan perempuan dan anak-anak turut menjadi korban bom tersebut. Pemerintah menyebut serangan itu dilakukan oleh kelompok Taliban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dari lima orang yang tewas, empat di antaranya adalah dua perempuan dan dua tentara.
Diberitakan AFP, juru bicara kepolisian, Salam Afghan, mengatakan pelaku mengincar sejumlah kendaraan militer yang terparkir di halaman kantor mereka.
Serangan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berniat menambah personelnya di Afghanistan.
Taliban masih menjadi ancaman keamanan bagi pemerintah dan rakyat di negara tersebut.
Sejauh ini, ratusan warga hingga personel tentara Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani sudah menjadi korban kekejaman pemberontak yang pernah menguasai negara sekitar 1996-2001 lalu itu.
Keputusan AS ini pun disambut ultimatum Taliban yang melayangkan surat terbuka pada Donald Trump.
Kelompok militan itu pun menganggap okupasi tentara asing sebagai "pendorong utama perang" di Afghanistan.
(aal)