Meski Kepolisian Spanyol memberi tahu Belanda soal potensi bahaya di lokasi yang disebut Maassilo itu, seorang sumber di Spanyol mengatakan kepada Reuters bahwa ancaman tersebut tidak terkait aksi di Barcelona pekan lalu. Sedianya lokasi tersebut akan digunakan oleh band asal California, Allah-Las.
Sumber tersebut mengatakan informasi untuk otoritas Belanda itu merupakan hasil investigasi Garda Sipil Spanyol yang telah berjalan lama dan tidak terkait dengan dua serangan penabrakan mobil mematikan di Barcelona dan Cambrils.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebuah kesalahan untuk menumpukkan fakta-fakta itu dan mengambil kesimpulan saat ini ... bahwa ada rencana untuk melakukan serangan dengan botol-botol gas, dan seterusnya, karena itu adalah gambaran dari pekan lalu di Barcelona. Saya akan berhati-hati."
Sang pengemudi yang namanya tidak diungkap ke publik telah ditahan untuk diperiksa sementara tim penjinak bom memeriksa kendaraan yang ia bawa. Otoritas Belanda tidak menyebutkan secara spesifik jumlah tabung yang ada di van tersebut.
Kantor berita Spanyol, Europa Press, mengutip sejumlah sumber anti-teror Spanyol, melaporkan bahwa warga Spanyol yang ditahan itu secara prinsip tidak berhubungan dengan terorisme jihadis. Dikutip Reuters, tabung gas yang ia bawa di kendaraannya kemungkinan dibawa untuk keperluan rumah tangga.
Sementara penonton konser dibawa menjauh dari lokasi yang merupakan bekas kompleks silo dekat Sungai Maas itu, daerah sekitarnya diblokade oleh petugas.
Tidak ada korban luka, penangkapan maupun penahanan yang dilaporkan hingga akhirnya pengemudi mobil itu ditahan pada sekitar 21.30.
"Anggota band tidak terluka dan sangat berterima kasih kepada polisi Roterdam dan badan-badan terkait lainnya karena sudah mendeteksi potensi ancaman sebelum jatuh korban," kata Allah-Las dalam pernyataan yang dipublikasikan Billboard.
Surat Kabar Guardian melaporkan pada awal bulan ini bahwa band tersebut kerap menerima surat kaleng dari orang-orang yang tersinggung karena mereka menggunakan nama Allah. Band tersebut menyatakan tidak bermaksud menyinggung siapapun.
(aal)