"Dari dulu sudah kami dengan keras mengutuk itu," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Selasa (29/8).
Rudal itu diluncurkan hanya berselang beberapa hari setelah Pyongyang menguji coba tiga rudal jarak pendeknya. Langkah itu dinilai sebagai provokasi minim merespons dimulainya latihan bersama militer Amerika Serikat dan Korea Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto mengatakan "upaya memprovokasi suatu kawasan" seperti yang dilakukan oleh Korea Utara "tidak dibenarkan dan kami tidak setuju itu."
Ketika ditanya apakah Indonesia akan mengirim surat ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait peluncuran rudal tersebut, Wiranto menyerahkannya kepada Kementerian Luar Negeri.