Seorang pejabat pemerintah kota mengonfirmasi sembilan orang tewas akibat peristiwa ini, sementara petugas di lapangan mengatakan lebih dari 16 orang menderita luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.
"Operasi penyelamatan sudah berjalan. Kami telah mengirim 12 kendaraan pemadam kebakaran ke lokasi. Ambulans juga sudah siap untuk membawa korban ke rumah sakit," kata seorang petugas pemadam kebakaran yang dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi belum menyimpulkan apa yang menjadi penyebab peristiwa ini, sementara petugas pencarian dan penyelamatan alias tim SAR kembali direpotkan setelah banjir akibat hujan deras menewaskan 14 orang awal pekan ini.
Seorang petugas Kepolisian mengatakan kepada Reuters bahwa ada sembilan keluarga yang tinggal di bangunan tua di daerah Dongri itu. Area tersebut merupakan perumahan dengan jalanan sempit padat bangunan yang sebagian di antaranya sudah berusia hampir satu abad.
Banyak anggota tim dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional juga terlibat dalam operasi penyelamatan ini.
Bangunan yang roboh itu menaungi gudang toko permen di lantai dasar dan kebanyakan keluarga yang menghuninya tinggal di lantai atas, saat insiden tersebut terjadi pagi hari tadi.
(aal)