Dalam kunjungan diplomasi di Myanmar pada awal pekan ini, Retno bertemu tokoh nasional negara itu yang sekaligus peraih nobel perdamaian, Aung San Suu-kyi. Suu-kyi, didesak Retno, untuk mendorong penghentian aksi kekerasan terhadap etnis muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekerasan terhadap di Rakhine itu sendiri telah memakan korban jiwa hingga sekitar 400 orang. Sebagian besar dari mereka berasal dari etnis Rohingya. Dan, akibat penindasan itu, puluhan ribu warga mengungsi ke negara perbatasan, Bangladesh.
"Selasa pagi menlu menuju Dhaka guna membahas isu pengungsi," tutur Arrmanatha.
Kehadiran Retno di sana juga sebagai utusan Presiden Joko Widodo terkait persoalan etnis Rohingya. Retno diinstruksikan berkomunikasi intensif dengan beberapa pihak, seperti Sekjen PBB, Antonio Guterres, dan Ketua Komisi Penasihat Khusus Rakhine, Kofi Annan.