"Barbuda benar-benar menjadi puing. Rumah-rumah hancur. Benar-benar hancur," ujar Perdana Menteri Antigua dan Barbuda, Gaston Brown.
Brown kemudian mengatakan bahwa kini sekitar 1.800 orang yang tinggal di Barbuda terpaka bertahan hidup tanpa air dan telepon.
Lihat juga:Badai Irma Hantam Kepulauan Karibia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Dalam Negeri Perancis, Gerard Collomb, mengatakan kepada CNN, badai ini menghancurkan sejumlah bangunan terkuat di pulau berpopulasi 75 ribu orang itu.
Angin kencang Kepulauan Karibia ini masuk kategori 5, salah satu badai paling kuat yang pernah menghantam Pasifik.
Irma diperkirakan akan menjadi badai kedua terkuat yang menghantam daratan utama AS dalam waktu beberapa minggu ini.
Sebelumnya, rakyat Negara Paman Sam itu berduka akibat hantaman badai Harvey. Badai itu menewaskan lebih dari 60 orang dan mengakibatkan kerusakan senilai AS$180 juta. (has)