Komandan Satuan Tugas Marinir di Sulu, Cirilito Sobejana, mengatakan bahwa kedua WNI itu diselamatkan saat pasukannya menyerbu Abu Sayyaf di Jolo sekitar pukul 06.30 waktu setempat.
"Beberapa menit kemudian, kami mengintersepsi satu mobil yang membawa dua sandera Indonesia, ketika kami sedang mengejar Abu Sayyaf setelah pertempuran itu," ujar Sobejana, sebagaimana dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, pihak Kementerian Luar Negeri RI belum memberikan konfirmasi kabar penyelamatan dua WNI ini.
Jika dua orang ini terkonfirmasi selamat, masih ada lima WNI lagi yang berada dalam sekapan Abu Sayyaf.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia menekankan bahwa mereka selalu memonitor keberadaan para WNI sandera Abu Sayyaf itu dan berkoordinasi dengan aparat setempat.