logo CNN Indonesia

Indonesia Bersiap Kirim Bantuan Kloter Kedua untuk Rohingya

, CNN Indonesia
Indonesia Bersiap Kirim Bantuan Kloter Kedua untuk Rohingya Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan bahwa diperlukan koordinasi lebih dalam mempersiapkan kloter kedua ini karena bantuan tak hanya datang dari pemerintah, tapi juga pihak-pihak lain. (Reuters/Iqro Rinaldi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Baru saja mengirimkan bantuan untuk Rohingya di Bangladesh pada Rabu (13/9), pemerintah Indonesia langsung mempersiapkan paket kloter kedua yang akan diboyong dalam waktu dekat.

"Sambil mempersiaakan pemberangkatan tahap pertama ini juga dilakukan 'assesment' dan persiapan terus kita lakukan," ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, setelah mendampingi Presiden Joko Widodo saat meresmikan bantuan di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Retno menjabarkan, persiapan paket bantuan ini dilakukan secara paralel karena kondisi Rohingya di Bangladesh sudah sangat mendesak.

Karena itu, paket pertama yang dikirim ini merupakan barang-barang primer, seperti beras, makanan siap saji, tenda pengungsi, tangki air, pakaian anak, hingga selimut.
Sementara bantuan primer dikirimkan, pemerintah mempersiapkan paket lanjutan. Menurut Retno, diperlukan koordinasi lebih dalam mempersiapkan kloter kedua ini karena bantuan tak hanya datang dari pemerintah, tapi juga pihak-pihak lain.

"Itu nantinya kita tampung dan akan disalurkan. Oleh karena itu sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan lain-lain jadi sangat penting artinya. Kita keluar dengan satu nama Indonesia," jelasnya.

Selain itu, Retno juga mengatakan bahwa saat ini, ia sedang menunggu daftar barang-barang yang diperlukan Rohingya di Myanmar.

"Kemarin saya sudah melakukan komunikasi dua kali dengan pemerintah Myanmar mengenai 'list' yang diperlukan dan begitu kita menerima list tersebut, kita kirim. Kita bisa perkirakan barang yang paling diperlukan dan sambil jalan kita persiapkan yang diperlukan Myanmar," katanya.
Kondisi Rohingya kembali menjadi perhatian masyarakat internasional setelah kekerasan militer Myanmar terhadap etnis minoritas Muslim itu kian menjadi sejak tiga pekan belakangan, membuat 294 ribu orang mengungsi, kebanyakan ke Bangladesh.

Inter Sector Coordination Group di Bangladesh melaporkan, para pengungsi membutuhkan bantuan dengan nilai hingga mencapai US$77 juta.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Duka Tanpa Akhir Rohingya
0 Komentar
Terpopuler
CNN Video