"Kami mengonfirmasi bahwa kami sudah melarikan 18 pasien ke rumah sakit setelah insiden di stasiun bawah tanah Parsons Green," demikian pernyataan Layanan Ambulans London, sebagaimana dilansir Guardian.
Badan itu menyatakan, pihaknya juga telah mengerahkan sejumlah sumber daya ke lokasi kejadian, termasuk Tim Respons Wilayah Berasap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Layanan Ambulans London sendiri menerima laporan mengenai insiden ini sekitar pukul 08.20 waktu setempat dan langsung mengerahkan armadanya lima menit kemudian.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab ledakan tersebut. Namun, kepolisian Inggris sudah menyatakan peristiwa ini sebagai 'insiden teror.'