"Atap saya hilang. Saya sangat ketakutan di tengah badai ini. Rumah saya kebanjiran," tulis Skerrit melalui akun Facebook resminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badai itu mulai menyapu Dominica sekitar pukul 21.15 dengan angin berkekuatan 257,5 kilometer perjam.
Setelah menerpa Dominica, Badai Maria akan bergerak menuju Puerto Rico. Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rossello, pun mendeklarasikan situasi darurat dan memerintahkan otoritasnya untuk bersiap.
Otoritas perumahan Puerto Rico menyatakan, mereka sudah menyediakan 450 tempat perlindungan yang bisa menampung 52.714 orang, bahkan 125.428 jiwa jika dalam kondisi darurat.
"Kami ingin memperingatkan rakyat Puerto Rico bahwa ini akan menjadi peristiwa yang belum pernah kita lihat sebelumnya," kata Rossello, sebagaimana dikutip CNN.