Petugas penjaga pantai Jepang melaporkan keempat kapal itu memasuki perairan tersebut sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat dan bergerak ke arah barat daya. Otoritas Jepang mengatakan insiden itu merupakan yang kedua kalinya terjadi sejak Kamis lalu.
Sementara itu, melalui sebuah pernyataan, Badan Kelautan China mengatakan kapal penjaga pantai itu hanya "berpatroli di perairan China di kepulauan Diaoyu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sempat mencair dalam beberapa tahun terakhir, ketegangan masih mewarnai relasi kedua negara, khususnya ketika bersentuhan dengan persaingan regional dan kenangan pahit masa kolonialisme Jepang di Negeri Tirai bambu.
Bejing mengklaim 90 persen wilayah Laut China Selatan yang tumpang tindih dengan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Brunei.
Walaupun Pengadilan Arbitrase Permanen (PCA) telah mematahkan klaim China tersebut pada Juli 2016, pemerintahan Presiden Xi Jinping berkeras menganggap wilayah itu sebagai bagian dari kedaulatannya.